Perhitungan Pajak Penghasilan Terutang

Jika Anda memiliki pendapatan kena pajak, maka Anda wajib membayar pajak penghasilan terutang dari pendapatan tersebut. Namun, perlu diketahui bahwa perhitungan pajak penghasilan terutang tidaklah mudah dan memerlukan perhatian khusus.

Dalam bagian ini, kami akan memberikan gambaran tentang bagaimana menghitung pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak, dengan fokus pada langkah-langkah dan rumus yang terlibat. Pastikan Anda menghitunglah pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak secara benar untuk menghindari masalah di masa depan.

Langkah-langkah Menghitung Pajak Penghasilan Terutang

Untuk menghitung jumlah pajak yang harus dibayarkan dari pendapatan kena pajak, ada beberapa langkah yang perlu diikuti. Berikut adalah panduan perhitungan pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak:

Langkah 1: Tentukan Tahun Pajak

Langkah pertama dalam menghitung pajak penghasilan terutang adalah menentukan tahun pajak yang akan dihitung. Tahun pajak di Indonesia berjalan sejalan dengan tahun kalender, dimulai dari 1 Januari hingga 31 Desember.

Langkah 2: Hitung Pendapatan Kena Pajak

Selanjutnya, hitunglah jumlah pendapatan kena pajak Anda selama satu tahun pajak. Pendapatan kena pajak mencakup gaji, honorarium, penghasilan dari usaha, dan jenis pendapatan lainnya yang dikenakan pajak penghasilan.

Anda dapat menggunakan laporan keuangan tahunan Anda untuk menghitung pendapatan kena pajak. Pastikan bahwa Anda telah mengecualikan jenis pendapatan yang tidak dikenakan pajak penghasilan, seperti dividen dan bunga bank.

Langkah 3: Kurangkan Pengurang-Pengurang yang Dapat Dipotong

Setelah menentukan pendapatan kena pajak, kurangkan pengurang-pengurang yang dapat dipotong. Pengurang-pengurang ini termasuk biaya-biaya yang terkait dengan penghasilan, seperti biaya operasional dan biaya bunga pada pinjaman yang digunakan untuk penghasilan.

Jumlah pengurang-pengurang ini dapat dikurangkan dari pendapatan kena pajak Anda untuk menghitung jumlah penghasilan kena pajak bersih.

Langkah 4: Tentukan Iuran Jaminan Sosial dan Dana Pensiun

Sebelum menghitung jumlah pajak penghasilan terutang, tentukan terlebih dahulu iuran jaminan sosial dan dana pensiun yang harus dibayarkan pada tahun pajak yang bersangkutan. Iuran jaminan sosial dan dana pensiun ini dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak bersih.

Langkah 5: Hitung Pajak Penghasilan Terutang

Setelah menentukan penghasilan kena pajak bersih, gunakan rumus perhitungan pajak penghasilan terutang untuk menghitung jumlah pajak yang harus dibayar. Rumus perhitungan pajak penghasilan terutang didasarkan pada tarif pajak yang dikenakan pada penghasilan kena pajak.

Anda dapat menggunakan kalkulator pajak online atau perangkat lunak pajak yang tersedia untuk membantu menghitung jumlah pajak penghasilan terutang Anda.

Langkah 6: Bayar Pajak Penghasilan Terutang

Setelah selesai menghitung jumlah pajak penghasilan terutang, bayarlah pajak tersebut sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditetapkan oleh otoritas pajak.

Penting untuk membayar pajak tepat waktu agar terhindar dari sanksi dan denda pajak yang dapat dikenakan jika terlambat membayar pajak.

Rumus Hitung Pajak Penghasilan dari Penghasilan Kena Pajak

Pajak penghasilan terutang dihitung berdasarkan penghasilan kena pajak yang telah dikurangi dengan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak), pengurangan khusus, dan juga biaya jabatan. Selanjutnya, pajak penghasilan terutang akan ditentukan menggunakan rumus sebagai berikut:

KeteranganRumus
Penghasilan brutoPenghasilan bruto – PTKP – Pengurangan khusus – Biaya jabatan
Penghasilan nettoPenghasilan bruto – Biaya jabatan
Pajak penghasilan terutang[(Penghasilan netto x Tarif pajak) – Pengurangan]

Untuk penghasilan kena pajak di atas Rp 50 juta, tarif pajak yang dikenakan sebesar 30%. Sedangkan untuk penghasilan kena pajak di bawah Rp 50 juta, tarif pajak yang dikenakan berdasarkan kisaran penghasilan. Pengurangan yang dimaksud adalah pengurangan tambahan berupa penghasilan tidak tetap dan penghasilan lainnya yang diberikan oleh pemberi kerja.

Tips dan Trik Menghitung Pajak Penghasilan Terutang

Pada bagian ini, kami akan memberikan beberapa tips dan trik praktis untuk memudahkan perhitungan pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak. Berikut adalah beberapa strategi untuk memastikan akurasi dan mengoptimalkan perencanaan pajak:

  • Simpan catatan pendapatan dan pengeluaran: Menjaga catatan pendapatan dan pengeluaran dapat membantu Anda memastikan tidak terjadi pengisian informasi yang salah pada saat perhitungan pajak. Ini juga membantu Anda melacak potensi pengurangan pajak yang dapat Anda klaim berdasarkan pengeluaran yang memenuhi syarat.
  • Cek potensi pengurangan pajak: Pastikan Anda memeriksa semua potensi pengurangan pajak yang tersedia untuk Anda. Jangan lupa untuk memeriksa potensi pengurangan pajak khusus untuk kategori seperti pendidikan, donasi amal, dan kesehatan.
  • Gunakan perangkat lunak perpajakan: Ada banyak perangkat lunak perpajakan yang dapat membantu menghitung pajak penghasilan Anda secara otomatis, termasuk perangkat lunak gratis dan berbayar. Menggunakan perangkat lunak ini dapat membantu memastikan bahwa perhitungan Anda akurat dan efisien.
  • Berikan perhatian ekstra pada batas waktu: Pastikan Anda memberikan perhatian ekstra pada batas waktu untuk pengisian pajak. Jangan menunda-nunda dan pastikan Anda memenuhi semua persyaratan sebelum jatuh tempo, untuk menghindari denda terlambat.

Pajak Terutang Berdasarkan Pendapatan Kena Pajak

Perhitungan jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak didasarkan pada pendapatan kena pajak yang diterima selama setahun pajak. Pendapatan kena pajak adalah penghasilan bruto atau pendapatan yang merupakan penghasilan yang dikenakan pajak setelah dikurangi biaya-biaya yang dapat dipertanggungjawabkan, biaya-biaya yang diperoleh untuk memperoleh, memelihara, dan meningkatkan penghasilan tersebut serta potongan-potongan tertentu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Pajak terutang dihitung berdasarkan tarif pajak atas penghasilan kena pajak yang diterima selama setahun pajak dikurangi dengan pengurangan pajak yang dapat dipertanggungjawabkan. Tarif pajak yang berlaku pada saat ini tergantung pada kategori wajib pajak dan besar pendapatan kena pajak yang diterima.

Kategori Wajib PajakTarif Pajak
Orang Pribadi
  • 5% untuk penghasilan tidak melebihi Rp 50 Juta per tahun pajak
  • 15% untuk penghasilan lebih dari Rp 50 Juta hingga Rp 250 Juta per tahun pajak
  • 25% untuk penghasilan lebih dari Rp 250 Juta hingga Rp 500 Juta per tahun pajak
  • 30% untuk penghasilan lebih dari Rp 500 Juta per tahun pajak
Badan22%

Potongan-potongan tertentu seperti tunjangan keluarga, tunjangan kesehatan, dan tunjangan pensiun dapat mengurangi penghasilan kena pajak dan pengurangan pajak. Oleh karena itu, penting bagi wajib pajak untuk mengetahui dengan pasti penghasilan yang diterima dan potongan-potongan yang dapat diterapkan agar perhitungan pajak terutang dapat dilakukan dengan tepat.

Pendapatan Kena Pajak: Hitung Pajak Penghasilan Terutang

Untuk menghitung pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Pertama, tentukan jenis dan jumlah pendapatan kena pajak yang Anda miliki. Jenis pendapatan kena pajak meliputi gaji, honorarium, penghasilan dari investasi, dan lain-lain.

Selanjutnya, tentukan besaran penghasilan yang masuk dalam setiap kategori pendapatan kena pajak. Setelah itu, hitung jumlah total penghasilan kena pajak. Dari jumlah ini, Anda dapat mengurangkan beberapa pengurangan, seperti biaya-biaya tertentu dan pengurangan khusus untuk wajib pajak tertentu.

Formula Perhitungan Pajak Penghasilan Terutang

Setelah Anda mendapatkan jumlah penghasilan kena pajak setelah pengurangan, gunakan formula berikut untuk menghitung pajak penghasilan terutang:

Pajak terutang = (Tarif pajak x (Penghasilan kena pajak – Pengurangan)) – Pengurangan Khusus

Di mana:

  • Tarif pajak adalah tarif pajak yang berlaku untuk besaran penghasilan kena pajak tertentu. Tarif pajak Indonesia terdiri dari beberapa tarif pajak, mulai dari 5% hingga 30%
  • Pengurangan adalah jumlah pengurangan pajak yang dapat dilakukan untuk mengurangi penghasilan kena pajak
  • Pengurangan Khusus adalah pengurangan pajak tambahan yang dapat diberikan kepada wajib pajak tertentu

Jika Anda memiliki kesulitan untuk menghitung pajak penghasilan terutang dari pendapatan kena pajak Anda, Anda dapat meminta bantuan dari konsultan pajak atau menggunakan software pajak yang tersedia di pasaran untuk memudahkan proses perhitungan pajak Anda.

Originally posted 2023-07-24 07:00:02.